PBB dan IDB Mendorong Pemanfaatan Keuangan Islam untuk Mengatasi Pandemi dan SDGs


FOGEIS NEWS UPDATE - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Islamic Development Bank (IDB) bersama-sama berinisiatif mempercepat dan meningkatkan peran keuangan Islam untuk mengatasi pandemi Covid-19, kemiskinan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Maka dari itu, dialog internasional yang mempertemukan lembaga keuangan syariah, pakar sosial dan pakar pembangunan secara virtual akan diadakan. 

Tujuannya adalah untuk menghasilkan laporan tentang pemanfaatan keuangan sosial Islam untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mengembangkan platform e-learning dan pengetahuan tentang masalah ini, membuat peta jalan untuk mobilisasi yang lebih baik dan menggunakan keuangan syariah untuk merespon Covid-19 dan prioritas pembangunan berkelanjutan lainnya.

Sebenarnya, diskusi tentang cara memanfaatkan keuangan syariah sudah berlangsung, banyak upaya sejauh ini yang telah dilakukan. Mulai dari Sukuk Hijau hingga gerakan Dana Filantropi Muslim Global untuk Anak-Anak yang merupakan kerja sama IDB dan United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF).

Keuangan sosial Islam dapat dan harus menjadi bagian integral dari solusi untuk mendanai pembangunan berkelanjutan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina Mohammed, mengutip Devex, Selasa (18/05).

Keuangan sosial Islam dinilai penting lantaran memiliki kegiatan sosial seperti zakat, sedekah dan wakaf. Ketiga hal itu dapat mengatasi permasalahan SDGs.

Sebagai pertimbangan, IDB memperkirakan bahwa zakat di dunia mencapai 300 miliar dolar AS per tahun. Sebagian kecil dari jumlah itu dapat menutup kesenjangan pendanaan untuk fasilitas distribusi vaksin.


Source : Sharianews.com

Komentar

Postingan Populer